Berita Santri

Pria Biasa Memandikan Jenazah, Meninggal Dalam Keadaan Sujud

  • Rabu, 4 Januari 2017 | 11:20
  • / 5 Rabiul Akhir 1438
Pria Biasa Memandikan Jenazah, Meninggal Dalam Keadaan Sujud

MALANG, BeritaSantri.com – “Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada Kami kamu dikembalikan” [al-‘Ankabût/29:57]. Imam Ibnu Katsîr rahimahullah berkata: “Maksud ayat ini adalah setiap orang akan menemui ajalnya. Ini tidak bisa dipungkiri, baik bagi yang pergi berperang maupun yang tidak, dan tidak ada sesuatupun yang bisa menyelamatkan manusia dari kematian, karena sesungguhnya ajal sudah ditentukan”

Setiap yang bernyawa pasti akan menemui kematian. Entah itu kapan, dimana, dan dalam kondisi apa. Semuanya menjadi rahasia-Nya, yang mana kita sebagai hamba Nya, senantiasa selalu berusaha dan berdoa agar kelak ketika ajal menjemput dalam keadaan dan tempat terbaik sehingga bisa wafat secara khusnul khotimah.
Sebuah kejadian yang jarang ditemui terjadi di Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Seorang lelaki ditemukan meninggal dunia dalam keadaan sujud di masjid pada Selasa (3/1/2017) malam.
Lelaki yang diketahui bernama H Miftah Arifin itu meninggal saat sujud terakhir pada shalat ba’da Isya di Masjid Babussalam, Lawang.

H Miftah sendiri dikenal warga Kauman, Lawang, sebagai pria yang biasa memandikan jenazah saat ada warga setempat meninggal.

‘Saat shalat Isya’, ia terlihat biasa dan tak menampakkan tanda-tanda aneh,” ucap salah satu jamaah masjid.

Setelah shalat jamaah bubar, sebagian warga pun melakukan shalat sunnah bakdiyah Isya, termasuk almarhum.

Namun saat masjid hendak ditutup, H Miftah masih belum bangkit dari sujudnya. Dan setelah diperiksa, diketahui jika ia sudah meninggal dunia.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional