Berita Santri

Hari Ini, Ulama dan Kiai Sukabumi Deklarasikan Majlis Dzikir Hubbul Waton

  • Senin, 6 November 2017 | 18:50
  • / 16 Safar 1439
Hari Ini, Ulama dan Kiai Sukabumi Deklarasikan Majlis Dzikir Hubbul Waton
Ketua Umum PB-MD Hubbul Wathon KH Musthofa Aqil Siroj dan Sekjen PB-MD Hubbul Wathon Hery Haryanto Azumi pada acara Haul Almarhum KH Aqil Siroj di Pondok Pesantren KHAS Kempek, Cirebon, 20 Oktober 2017

Sukabumi – Para Ulama dan Kiai Pengasuh Pondok  Pesantren di Kabupaten Sukabumi mendeklarasikan berdirinya Majelis Dzikir Hubbul Wathon (MD Hubbul Wathon) Kabupaten Sukabumi, Senin (6/11/2017).

Deklarasi yang diiringi dengan gema Dzikir yang digelar di Lapangan Sekarwangi, Cibadak, Sukabumi ini megusung sebuah tema “Teguh dalam Kebenaran, Tegar dalam Perjuangan, Toleran dalam Kebhinekaan, Menyatu dalam Ukhuwah Kebangsaan”

Sekretaris Pengurus Wilayah MD Hubbul Wathon Jawa Barat, Yosep Yusdiana, mengapresiasi sekaligus mendorong terselenggaranya Sukabumi Berdzikir dan deklarasi yang diinisiasi oleh Polres Sukabumi, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Sukabumi dan Pondok Pesantren Terpadu Yaspida Sukabumi.

“Kami mendukung dan mengapresiasi acara tersebut. Kami berharap agar kegiatan tersebut nantinya dapat menjadi tonggak awal penguatan empat pilar MD Hubbul Wathon, dzikir, halaqoh, dan sosial ekonomi,” ujar Yosep saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (5/11/2017).

Ia menambahkan, MD Hubbul Wathon Kabupaten Sukabumi menjadi kekuatan pelopor penggerak nasionalisme dan kemanusiaan.

“Hal tak kalah penting adalah kami berharap acara tersebut menjadi kekuatan pelopor penggerak nasionalisme dan kemanusiaan,” tambahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Kapolres Sukabumi AKBP M. Syahduddi, Bupati Sukabumi Marwan Hamami, Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sukabumi KH Mahmud Mudrikah Hanafi, Katib Syuriah KH E. Supriatna Mubarok, Letkol Infantri M. Mahfud Asat Dandim 0607 Kota Sukabumi.

Selain itu, hadir juga rencananya Wakil Rais Aam PBNU KH Miftachul Ahyar, Ketua Umum PB-MD Hubbul Wathon KH Musthofa Aqil Siradj beserta Sekjen Hery Haryanto Azumi.

Juru Bicara PB-MD Hubbul Wathon, Donk Ganie, yang dihubungi terpisah menuturkan deklarasi ini merupakan pertama kali pasca-MD Hubbul Wathon menggelar halaqoh nasional alim ulama pada Juli silam dan dzikir kebangsaan di Istana Negara pada Agustus lalu. Ia juga menuturkan bahwa deklarasi ini merupakan implementasi dari konsep bernegara kita di Indonesia.

“MD Hubbul Wathon konsisten mengusung tema-tema integrasi bangsa dan negara,” terangnya.

Menurutnya, Islam dan tradisi telah berakulturasi dalam tatanan kehidupan masyarakat. Keduanya merupakan domain yang strategis untuk mempersatukan dan mempertemukan Islam dengan nasionalisme dalam arti wawasan kebangsaan.

Tablig akbar dan dzikir ini, lanjut Donk–sapaan akrabnya–merupakan konsep silaturahim, konsolidasi antar-elemen bangsa yang menjadi pilar MD Hubbul Wathon.

“MD Hubbul Wathon akan selalu pro-aktif untuk memecahkan ataupun menyelesaikan permasalahan-permasalah bangsa,” jelasnya.

Sementara dzikir sendiri, lanjut dia, berangkat dari dzikir yang dimaknai secara universal, yaitu ilmu yang mengandung unsur keilmiahan, rasionalitas, komprehensif dan ada hujjah.

“Konsep dasarnya fasaluu ahlad dzikri inkuntum laa talamuun. MD Hubbul Wathon digambarkan sebagai gerakan murni, perajut elemen bangsa, merangkul kelompok-kelompok,” tutup Donk Ganie.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional