oleh

PT Annaba International: Komitmen Melayani Jamaah dan Meraih Haji Mabrur

Jakarta – PT. Annaba International sebagai biro travel yang sudah mengantongi izin sebagai perusahaan penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) akan memberangkatkan 150 calon jamaah haji. Mereka akan berangkat dari Jakarta dengan jadwal keberangkatan pesawat pada tanggal 2 Agustus 2018.

“Jamaah akan berangkat dari Makassar ke Jakarta tanggal 1 Agustus 2018 dan istirahat semalam di Jakarta. Kami berharap calon jamaah haji khusus menjaga kesehatan dengan istirahat cukup dalam menjalankan rangkaian ibadah haji selama di Tanah Suci,” kata Direktur Utama PT. Annaba International H. Andi Aminuddin.

Menurut beliau, sudah saban tahun calon jamaah haji khusus dari PT. Annaba International selalu bermalam di Jakarta terlebih dahulu. Satu hari sebelum jadwal keberangkatan. Hal ini sebagai komitmen PT. Annaba International dalam melayani calon jamaah haji agar sebelum berangkat tidak terlalu capek dalam perjalanan.

Jamaah berangkat dari dari daerah kemudian menuju ke Makassar. Dari Makassar terbang ke Jakarta. H. Andi menambahkan, jika jamaah tidak istirahat dulu di Jakarta maka akan capek.”Ini komitmen kita dalam melayani jamaah. Kita menginap satu malam dan kita akan memberikan manasik sebagai bekal kepada setiap calon jamaah haji,” jelas beliau dengan ramah.

Selalu Memberikan Manasik Haji kepada Jamaah

H. Andi Aminuddin memiliki komitmen penuh untuk memberikan pelayanan secara maksimal kepada para jamaah yaitu salah satu bentuknya dengan membawa ustad untuk mendampingi dan membimbing jamaah. PT. Annaba International bertanggungjawab agar rukun dan wajib haji terpenuhi sesuai tuntunan Nabi serta ibadah jamaah akan maksimal. Ibadah haji merupakan ibadah yang multi kompeks dan rangkaian dari semua ibadah amaliyah atau ibadah rohaniyah yang selama ini kita lakukan setiap hari.

Direktur Utama PT. Annaba International H. Andi Aminuddin, LC

Calon jamaah haji juga disarankan untuk mengikuti manasik sebagai bukti keseriusan menjalankan ibadah haji. “Jadi jangan sampai ada waktu manasik yang kita absen di dalamnya. Perlu ada kesungguhan dalam beribadah. Perjalanan ini adalah ibadah, dan ibadah itu dengan ilmu. Tanpa ilmu percuma. Jadi kalau tak ada pemahaman bagaimana kita mau sungguh-sungguh,” tambah H. Andi Aminuddin.

Ketika berada di Tanah Suci jamaah haji juga jangan berjalan sendiri, tetapi minimal berdua atau bertiga. Melihat karakter masyarakat Indonesia yang suka berbelanja, H. Andi Aminuddin juga mengingatkan bahwa tujuan utama calon jamaah haji adalah beribadah. Jika ada waktu di luar ibadah haji baru berbelanja. Dan yang paling utama adalah keimanan dan ketakwaan para calon jamaah haji.

Calon jamaah diberikan koper untuk membawa pakaian secukupnya dan tidak berlebihan. Selain itu perlengkapan seperti kain ihram , obat-obatan untuk menghilangkan rasa lelah dan lain-lain juga diberikan kepada jamaah. Bagi jamaah yang minum obat dari dokter juga bisa membawa obat tersebut. Jamaah juga diberikan seragam untuk memudahkan koordinasi petugas yang mendampingi jamaah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed