oleh

Ribuan Peziarah Jawa – Bali dari Warga NU Kebumen Akan Diberangkatkan

Ribuan jamaah tarekat Syadziliah Alkahfi Somalangu Kebumen dan warga Nahdlatul Ulama (NU) Kebumen gelar ziarah Waliyullah ke sejumlah lokasi di tiga provinsi, di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali. Kegiatan ini juga diikuti ratusan ulama dan pengasuh pesantren yang ada di Kebumen, serta sejumlah pengurus PCNU Kebumen dan pengurus MWCNU-MWCNU yang ada di Kebumen. Diterangkan ketua panitia KH. Sofyan Hasyim, kegiatan ini dipimpin oleh Rois Syuriah PCNU Kebumen yang juga mursyid tarekat Syadziliah KH. Afifudin Chanif Alhasani.

“Romo KH. Afifudin Chanif Alhasani sendiri yang memimpin jamaah ziarah ini. Pemberangkatan dari Rest Area PLB BK, Sumberadi, Kebumen,” katanya, Minggu, (10/03/2019).

Dijelaskan, KH. Afifudin Chanif Alhasani yang juga cucu Syeikh Abdul Qadir Jailani sekaligus pengasuh pesantren paling bersejarah di Asia Tenggara ini, PP. Alkahfi Somalangu Kebumen, akan memimpin ziarah Waliyullah dari awal hingga akhir pelaksanaan. Paparnya juga, ziarah ini merupakan kegiatan rutinan tahunan yang diikuti oleh jamaah tarekat Syadziliah dan warga NU Kebumen.

“Ini kegiatan rutin tahunan. Kegiatan ini sejak dulu hingga saat ini dipimpin pengasuh pesantren Alkahfi Somalangu,” terangnya.

Sejumlah tokoh agama terlihat diantaranya Pengasuh Pesantren Alhasani Kebumen Gus Lukman Alhasani, pengasuh PP. Attaujih Al-Islami Cilacap Gus Wajih, pengasuh Syadziliyah yang juga Ketua Muallaf Center PBNU Gus Wahyu NH Aly, pengasuh pesantren di Cilacap KH. Salim. Terlihat juga KH. Miftah Widoro, KH. Nur Cholis Kalikudu, KH. Solihun Ambal, KH. Mahmudin, KH. Faqihudin Zuhdi, KH. Mukhlasin, KH. Abu Mahali, KH. Musdarin, Gus Abu Salim Petanahan, Gus M. Nurhafidz, KH. Hanifudin, KH. Nasihin Prembun, dan ratusan ulama lainnya.

Ia pun mengungkapkan rute ziarah kali ini. Diantaranya Sunan Kalijaga (Demak), Sayid Basyaiban Abdurrahman (Rembang), Sunan Ampel (Surabaya), KH. Muhammad Hasan bin Syamsudin Alhusaeni (Probolinggo), Habib Ali bin Umar bin Abu Bakar Bafaqih (Jembrana, Bali), Pangeran Mas Sepuh (Kuto Selatan, Bali), Pantai Pandawa (Bali), Habib Ali bin Abubakar Alhamid (Kelungkung, Bali), Syeikh Maulana Almaghribi (Bali), Habib Ali bin Zaenal Abidin Alidrus (Bali), The Kwan Lie atau Syeikh Abdul Qadir Muhammad (Buleleng. Bali), Syeikh As’ad Samsul Arifin (Situbondo), Sayid Arif Abdurahim bin Abdurrahman Basyaiban (Pasuruan), Masjid Turen (Malang), KH. Hasyim Asy’ari (Tebu Ireng, Jombang), dan ditutup di makam KH. Nahrawi Dalhar (Magelang).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed