Silaturahmi ke LD-PBNU, FPCI tawarkan Program “1000 Abrahamic Circles”

  • Whatsapp
Ketua LD PBNU KH. Agus Salim (Kanan), Sekretaris Umum LD PBNU Dr. KH. Bukhori Muslim (tengah) Pimpinan FPCI Dr. Dino Patti Djalal (kiri)

JAKARTA – Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD-PBNU) menerima kunjungan Pimpinan Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dr. Dino Patti Djalal. Kedatangan Pimpinan FPCI ini selain silaturahmi, juga menawarkan kerjasama dakwah internasional.

Kehadiran Pimpinan FPCI yang juga merupakan mantan Dubes Indonesia di AS dan mantan Wakil Menteri Luar Negeri diterima oleh Ketua LD PBNU Drs. KH. Agus Salim, Sekretaris Umum LD PBNU Dr. KH. Bukhori Muslim, Lc., M.A. dan sejumlah pengurus LD-PBNU.

Program kerjasama yang ditawarkan FPCI sendiri yaitu “1000 Abrahamic Circles” atau 1000 Lingkaran Ibraham. Dr. Dino Patti Djalal mengatakan, 1000 Abrahamic Circles adalah suatu program yang bertujuan untuk memupuk persahabatan antara pemimpin-pemimpin Islam, Kristen dan Yahudi di tingkat akar rumput secara global. Program akan dimulai antara bulan Mei – September 2019

“Program ini bertujuan untuk membentuk 1,000 (seribu) Lingkaran Ibrahim di berbagai penjuru dunia dalam kurun waktu 10 tahun. Setiap Lingkaran Ibrahim terdiri dari 3 (TIGA) pemimpin agama Islam, Kristen/Katolik dan Yahudi, dan masing-masing berasal dari 3 negara yang berbeda. Semua peserta di setiap Lingkaran harus melengkapi 3 titik kunjungan,” ujar Dr. Dino Patti Djalal di Kantor Pusat LD PBNU, Jl. Kramat Raya No 164, Jakarta, Rabu (03/04).

Sementara, Ketua LD PBNU Drs. KH. Agus Salim menyambut baik kedatangan Pimpinan FPCI. Ia mengatakan, pengiriman para Da’i LD PBNU ke negara-negara yang “islamo Pobia” juga akan mengenalkan produk NU seperti ‘Islam Nusantara’ ke negara-negara di belahan Eropa khususnya.

“Kami (LD PBNU) menyambut baik dan MoU (Memorendum of Understanding) sudah disepakati. Dalam waktu dekat akan dilaksanakan, dengan pengiriman para Da’i sebanyk 10 orang untuk tahap pertama,” kata KH. Agus Salim.

Untuk diketahui, FPCI adalah ormas independen, nirlaba dan non-politis yang bergerak di bidang hubungan internasional dan berbasis di Indonesia. Abraham Circle sendiri satu-satunya program pemenang Peace Forum di Parist.

Pos terkait