Ketua Umum PBNU Ingin Pentas PAI Nasional IX Menjadi Spirit Beragama yang Bermartabat

  • Whatsapp
Ketua Umum PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj

Kementerian Agama akan menyelenggarakan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) Tingkat Nasional IX tahun 2019 di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan pada tanggal 9-14 Oktober 2019. Menyambut kegiatan tersebut, Ketua Umum PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj mendoakan semoga Pentas PAI Nasional IX berlangsung dengan sukses.

“Selamat alfu-alfi mabruk terselenggaranya pekan keterampilan dan seni Pendidikan Agama Islam (PAI), Pentas PAI ke-IX yang akan diselenggarakan pada tanggal 9-14 Oktober 2019 di kota Makasar,” ucapnya, di kantor PBNU.

Ia pun berharap, semoga acara tersebut menjadikan berbudaya, bermartabat, beragama dengan membawa misi kasih sayang kepada seluruh umat manusia, seluruh makhluk yang ada di alam semesta. Ditegaskan, melalui Pentas PAI Nasional ke IX, diharapkan bias membawa semangat beragama dengan prinsip moderat serta toleran sebagaimana diperintahkan dalam Islam, dalam Alquran, sebagaimana diajarkan oleh Nabi Muhammad Saw.

“Bisa membawa spirit wasatiah dan tasamuhiyah,“ harapnya, Selasa, (24/09/2019)

Lebih lanjut, Ketua Umum PBNU ini juga menegaskan, Islam tidak mengenal radikalisme, tidak mengenal ekstrimisme. Paparnya, Islam merupakan agama intelektual yang mencerdaskan umat, sekaligus agama peradaban yang mendorong umat agar kian maju lagi bermartabat.

“Islam merupakan dinul ilmi wa tsaqofah, dinul adabi wal hadharah,” pungkasnya.

Sebelumnya, dijelaskan oleh Dr. H. Rohmat Mulyana Sapdi, M.Pd., Direktur Pendidikan Agama Islam pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementrian Agama, bahwa kegiatan Pentas PAI merupakan agenda dua tahunan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dalam bidang kreatifitas dan seni  Lebih lanjut dipaparkan, Pentas PAI tahun ini akan melombakan 10 cabang perlombaan.

Diterangkan Rahmat, delapan cabang perlombaan yang lama yaitu Musabaqoh Tilawatil Qur`an, Lomba Pidato PAI, Musabaqoh Hifzhil Qur`an, Lomba Cerdas Cermat PAI, Lomba Kaligrafi Islam, Lomba Seni Nasyid, Lomba Debat PAI, Lomba Kreasi Busana. Sementara  cabang perlombaan yang baru adalah lomba Cerita Remaja Islam dan Karya Ilmiah Remaja PAI.pendidikan agama Islam. Even ini akan menjadi ajang kompetisi bagi peserta terbaik perwakilan 34 provinsi.

Sementara itu, Kasi Kesiswaan Subdit PAI pada SMA/SMK, Hery Anshari Zakaria menyatakan Pentas PAI tahun ini akan mengambil tema “Keberagamaan Generasi Milenial Yang Moderat”. Desain kegiatan tidak sekedar kompetisi akan tetapi juga proses internalisasi nilai-nilai moderasi beragama, kejujuran dan disiplin bagi peserta.

“Tema-tema perlombaan seperti dalam lomba pidato, debat, nasyid, cerdas cermat telah didesain khusus sehingga diharapkan dapat menumbuhkan sikap disiplin, religius dan moderat di lingkungan sekolah,” jelas Hery.

Pos terkait