Ini Alasan Santri Putri Pondok Pesantren Al-Fiel Menyukai Seni Bela Diri Pagar Nusa

  • Whatsapp
Pelatih Putri (kiri) Tengah (Pelatih Putra) Kanan (Guru besar)

Pagar Nusa merupakan seni bela diri pencak silat ulama NU yang telah turun temurun diwariskan oleh nenek moyang dahulu dikala jaman perjuangan. Agar benar-benar menjadi seorang pendekar yang sejati dibutuhkan banyak hal, dipagar nusa sendiri ada 4 aspek untuk bisa sampai dalam tingkatan manusia yang berbudi dan berakhlak mulia yaitu aspek mental spiritual, aspek seni budaya, aspek bela diri dan aspek olah raga.

“Menurut saya, seni bela diri pagar nusa sangat bagus untuk dipelajari karena memang didirikan oleh para Kyai terkenal pada zaman dahulu, dalam seni bela diri pagar nusa selain mempelajari ilmu bela diri juga mempelajari ilmu kebangsaan dan ke-NU an atau ilmu spiritual,” kata Alifah, pelatih putri pagar nusa di Pondok Pesantren Al-Fiel, Cilacap, Rabu, (23/09/2020).

Di pondok pesantren Al-Fiel, seni bela diri pagar nusa tidak hanya diajarkan bagi santri putra tetapi juga dianjurkan bagi santri putri. Namun, karena memang di lingkungan pesantren untuk pelatihan pun terpisah dengan masing-masing pelatih baik putri maupun putra.

“Dan cara memperkenakan kepada para santri adalah dengan melakukan sosialisasi kepada setiap santri karena meskipun status kita sebagai santri di pondok pesantren ketika mengikuti kegiatan pagar nusa masih tetap bisa menjalankan kewajiban sebagai santri,” jelas Alifah.

Lanjut Alifah, harapan kedepannya untuk pagar nusa adalah bisa lebih berkembang lagi dan selalu menjaga keutuhan NKRI dan selalu menjadi contoh yang baik serta menghargai perjuangan para pahlawan terdahulu.

Hal yang sama juga dirasakan santri yang mengikuti kegiatan bela diri pagar nusa. Mereka merasa senang bisa mendapatkan banyak ilmu dari sang pelatih dan mendapatkan jalinan tali silaturahmi lebih luas dan lebih erat.

“ Saya senang bisa mengikuti kegiatan bela diri pagar nusa, banyak ilmu yang diajarkan oleh pelatih baik dari segi ilmu fisik, ilmu yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dan lain sebagainya,” kata Faizah santri yang mengikuti pagar nusa di Pondok Pesantren Al-Fiel, Rabu, (23/09/2020).// Sri Rahayu

Pos terkait